Home > Uncategorized > Patahan, Manfaat dan Bencana

Patahan, Manfaat dan Bencana

Oleh : Adi Susilo

Akhir-akhir ini penduduk Indonesia disibukkan oleh bancana, baik gempa bumi, banjir, tsunami, maupun yang berasal dari eksplorasi minyak bumi, seperti semburan lumpur panas dan gas. Ada yang mulai arif dan berintrospeksi diri bahwa segala bencana tersebut bias jadi akibat ulah manusia, terutama banjir dan tanah longsor. Ada pula masyarakat yang memandang bencana tersebut dari kacamata metafisika/mistis.

da penyebab bencana yang sebetulnya sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia. Contohnya adalah patahan atau sesar (fault). Cara paling sederhana melihat patahan di permukaan bumi adalah ada suatu daerah tinggi dengan lapisan atau jenis batuan penyusun tertentu kemudian disebelahnya ada jurang yang permukaan lembahnya tersusun dari jenis batuan berbeda. Bias disimpulkan di daerah tersebut telah terjadi patahan. Demikian juga jika tebing salah satu sungai tersusun oleh pelapisan batuan yang ketinggiannya berbeda dengan sisi satunya, hal itu menunjukkan indikasi patahan pada sungai itu.

Dibawah permukaan, patahan bias diprediksi melalui kenampakan di permukaan bumi, kemudian dibuat kemungkinan pola lapisannya ke arah dalam. Adapun untuk bagian yang lebih dalam digunakan pengukuran dengan seismik pantul atau refleksi.

Patahan, baik yang terjadi di bawah permukaan maupun dibawah bumi yang cukup dalam, mempunyai banyak manfaat. Manfaat itu di antaranya terjadinya jebakan atau daerah tempat terakumulasinya minyak bumi. Akubat tertutup patahan, minyak bumi tidak bias mengalir ke tempat dengan tekanan lebih rendah. Jebakan bias ditemukan lewat eksplorasi dengan cara seismik. Salah satu daerah yang terkenal dengan jebakan seperti ini adalah daerah Kutai, Kalimantan.

Hal lain, banyak eksploitasi pertambangan menjadi mudah karena adanya patahan. Bila di suatu daerah terdapat tambang batu bara dan di salah satu sisi terjadi patahan, pola lapisan batu bara akan semakin terlihat. Tambang batu bara seperti ini ada di Australia.

Patahan juga sangat bermanfaat untuk bidang pertanian, terutama di pegunungan kapur selatan. Misalnya, di Kecamatan Besuki, Campurdarat , atau Pakel dan sekitarnya. Kemudian di tulungagung terlihat hamparan sawah atau lading luas yang dibatasi bukit kapur. Hamparan sawah itu dahulu merupakan pegunungan kapur. Akibat patahan, bagian atas dar blok yang turun mengalami proses sedimentasi sehingga permukaan tanah bida dijadikan sawah. Hal serupa terjadi di perladangan di Malang selatan.

Sering kali di suatuĀ tebing mengucur mata air maupun air terjun. Hal ini juga disebabkan oleh patahan. Dalam hal ini patahan bias menjadi berkah sumber air dan obyek wisata.

Oleh karena itu, patahan ataupun sesar di suatu daerah perlu disikapi denga arif. Memang betul, patahan merupakan salah satu sumber gempa bumi tektonik. Namun, masyarakat Indonesia tidak bias menolak atau menghindarinya. Untuk itu perlu dilakukan usaha memetakan arah patahan dengan lebih teliti, khususnya di suatu daerah yang ada indikasi patahan (bisa dilihat di peta geologi). Pemetaan ini bermanfaat untuk memberi saran ke penduduk, swasta, ataupun pemerintah jika mereka hendak membangun perumahan atau gedung. Bangunan hendaknya tidak memotong atau dibangun diatas jalur patahan. Dengan demikian, kalau terjadi gempa, akibatnya tidak parah.

DesainĀ bangunan di sekitar jalur patahan perlu diperhitungkan untuk mengantisipasi aktifnya patahan, yang sewaktu-waktu bisa menimbulkan gempa. Ini, misalnya, bangunan didesain untuk tahan goncangan dan dibuat dari bahan yang ringan.

Walaupun merupakan salah satu sumber bancana yang perlu diwaspadai, patahan di bumi banyak manfaatnya. Tanpa adanya patahan, kenampakan atau morfologi daratan di Indonesia, khususnya Jatim, tidak akan seperti sekarang. Tanpa adanya patahan, lading pertanian dan tempat rekreasi tidak akan seperti sekarang.

ADI SUSILO

Dosen Geofisika, Dekan Fakultas MIPA Universitas Brawijaya

Diterbitkan oleh Kompas, 28 Agustus 2006

 

Categories: Uncategorized Tags:
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.
CAPTCHA Image
*